Khidmat, Shalat Idul Fitri di Masjid At-Taqwa Blambangan Umpu Dihadiri Sekda Way Kanan

TARGETSIBER.COM, BLAMBANGAN UMPU – Ratusan umat Muslim memadati Masjid Agung At-Taqwa, Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, untuk menunaikan ibadah Shalat Idul Fitri 1447 H dengan penuh kekhusyukan. Momentum hari kemenangan ini juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Machiavelli HT, S.STP., M.Si

Dalam sambutannya mewakili Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Sekda Machiavelli menyampaikan pesan penting mengenai penguatan silaturahmi dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum pembersihan diri serta mempererat persatuan demi kemajuan Bumi Ramik Ragom.

Pelaksanaan ibadah tahun ini melibatkan tokoh-tokoh agama setempat yang membuat jalannya shalat berlangsung tertib dan syahdu. Berikut adalah jajaran petugas Shalat Ied di Masjid At-Taqwa:

  • Bilal: Bapak Ansori
  • Imam: Ustadz Nurul Huda
  • Khatib: Ustadz Fadillah Ahmad Almufaridin.

Ada hal yang menarik perhatian jamaah pada pelaksanaan tahun ini. Sosok Khatib, Ustadz  Fadillah Ahmad Almufaridin merupakan putra daerah asli Blambangan Umpu. Beliau merupakan alumnus salah satu pondok pesantren ternama di Pringsewu dan saat ini tengah menempuh studi lanjut di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta.

Kehadiran sosok intelektual muda ini menjadi bukti nyata potensi putra daerah Way Kanan yang mampu berkiprah di dunia pendidikan nasional tanpa melupakan akar religiusitas di kampung halaman.

Dalam khotbahnya, Ustadz Almufaridin mengangkat tema yang sangat relevan, yakni “Sedekah di Segala Kondisi”. Beliau menekankan bahwa ibadah sedekah tidak seharusnya hanya dilakukan saat seseorang dalam keadaan lapang atau berkelebihan harta.

“Sedekah adalah bukti keimanan yang paling nyata. Islam mengajarkan kita untuk tetap berbagi baik dalam keadaan sempit maupun lapang, karena di dalam harta yang kita miliki, terdapat hak orang lain yang harus tersalurkan,” ujar Ustadz Almufaridin di hadapan para jamaah, Sabtu (21/3/2026).

Pelaksanaan Shalat Ied ini diakhiri dengan do’a bersama dan kegiatan ramah tamah antarseluruh jamaah yang hadir, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di pusat ibu kota Kabupaten Way Kanan tersebut.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *