Terpisah 47 Tahun, Pencarian Panjang Keluarga Suminto Berakhir Bahagia

TARGETSIBER.COM, Malang – Sebuah kisah kemanusiaan yang menyentuh hati datang dari Kota Malang, Jawa Timur. Setelah terpisah selama hampir setengah abad, seorang ayah bernama Suminto (80) akhirnya berhasil menemukan putri kandungnya, Rini, yang hilang kontak sejak 47 tahun silam. Pertemuan ini terwujud berkat dedikasi tim relawan kemanusiaan yang tergabung dalam komunitas “Team Seluruh Negeri” di aplikasi TikTok.

Kisah memilukan ini bermula 47 tahun lalu, di Kelurahan Mergosono, Gang 7, Kota Malang. Saat itu, keluarga Pak Suminto bertetangga dengan pasangan suami istri Iwan Sujito (Sugito) dan Sutinah, yang belum dikaruniai keturunan, Saat Rini Lahir,  Sugito dan istrinya memohon kepada Pak  Suminto untuk mengasuh Rini, Karena rasa iba, akhirnya Suminto merelakan putrinya untuk diasuh oleh keluarga Sugito dengan perjanjian dirinya dan keluarga kandung boleh menemui Rini kapan saja dan jika nanti dikemudian hari Sugito dikaruniai keturunan maka Rini akan diserahkan kembali kepada keluarga pak Suminto.

Namun, harapan tinggal harapan. Setelah tiga tahun, keluarga Sugito pindah tanpa memberikan alamat baru. Sejak saat itu, jejak Rini hilang bak ditelan bumi. Berbagai upaya dilakukan keluarga Suminto, namun nihil, hingga ibunda Rini wafat tanpa sempat melihat wajah putrinya kembali.

Titik terang muncul ketika Eni, kakak kandung Rini, mengunggah video pencarian melalui akun TikTok @eni budhe. Unggahan tersebut masuk ke beranda anggota komunitas Team Seluruh Negeri, sebuah tim relawan kemanusiaan spesialis pencarian orang hilang.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Bunda Riona, salah satu koordinator tim. Meski sempat terjeda karena momen Hari Raya Idulfitri 1447 H, semangat tim tidak surut.

“Kami mulai bergerak melakukan pencarian data, menelusuri nama-nama orang di masa lalu, hingga mencari jejak masa kecil Rini, Perlahan, tabir mulai tersibak,” ungkap Bunda Riona dalam keterangannya, pada Minggu (30/3/2026).

Memasuki hari kelima Lebaran, lanjut Bunda Riona, Tim kembali bergerak melakukan tracking detail dan penyisiran mendalam, dalam proses pencarian tersebut, tim sempat berhasil mendapatkan nomor kontak Sugito.

Bunda Riona kemudian mencoba menjalin komunikasi via telepon untuk menanyakan keberadaan Rini secara baik-baik. Namun sangat disayangkan, Sugito enggan memberikan informasi dan terkesan menutup diri. Bahkan, tak lama setelah komunikasi tersebut, nomor telepon Bunda Riona langsung diblokir oleh yang bersangkutan.

Meski mendapat hambatan dan penolakan dari pihak keluarga angkat, tim tidak menyerah. Mereka melacak nama-nama yang relevan dari masa lalu. Fokus pencarian tidak hanya terpaku pada satu titik, tetapi juga melacak jejaring pertemanan masa kecil dan kerabat dari keluarga angkat (Sugito) melalui algoritma media sosial.

Tepat pada hari Jumat pukul 03.00 dini hari di hari ketujuh Lebaran, tim berhasil menemukan sebuah akun Facebook yang memiliki keterkaitan informasi dengan Rini.

Kabar bahagia tersebut disampaikan kepada keluarga Rini melalui Direct Message (DM) ke akun TikTok @ning28267. Dan atas persetujuan keluarga, Bunda Riona menghubungi Rini untuk memberitahukan tentang ayah dan kakak kandungnya sedang mencari dan ingin memberitahu bahwa Rini adalah bagian dari keluarga kandung mereka.

Proses rekonsiliasi tidaklah instan, Meski awalnya Rini sempat merasa kecewa dan merasa “dibuang”  oleh keluarga kandungnya, namun melalui penjelasan yang tulus dari Bunda Riona, dan berkat ikatan batin yang kuat antara Rini dan Kakak kandungnya akhirnya meluluhkan kemarahan tersebut.

Momen puncak terjadi saat Suminto dipertemukan dengan putrinya melalui video call, di usia senjanya yang menginjak 80 tahun, tangis Suminto pecah saat mendengar suara putrinya kembali. “Bapak, ini Rini anakmu,” ucap Rini di seberang telepon, disambut isak tangis penuh penyesalan dan kerinduan dari sang ayah.

Saat ini, pertemuan fisik masih harus tertunda karena Rini sedang bekerja sebagai pekerja migran di Dubai, Uni Emirat Arab, dan diperkirakan baru akan kembali ke tanah air tahun depan.

Eni, kakak kandung Rini yang mewakili keluarga besar Pak Suminto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim relawan: @bunda riona, @name.hidden_, @Mandala Kelana82,  @aulya @N’ROSES, @Always_ngakak, @Ayah Ghavin Ghea,, @Entahlah..!, @Kucing Kepala Gajah, @f4rij @bunda hilwa beserta seluruh anggota dari group Team Seluruh Negeri, dan kepada seluruh Netizen yang turut membantu pencarian.

“Saya mewakili Pak Suminto dan keluarga besar kami, mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah membantu, Semoga dengan kembalinya Rini, bisa membawa kebaikan, mengobati luka batin, dan menghapus pahitnya kehidupan yang ia jalani selama terpisah dari keluarga kandung,” tutur Eni dengan haru

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *