TARGETSIBER.COM – Genderang adat kembali bertalu di Bumi Way Kanan. Senin (20/4/2026), suasana di kediaman Hi. Baheram Hasan Basri, S.Ag., di Jalan Hi. Hasan Basri KM 2, Kelurahan Blambangan Umpu, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pasang mata menjadi saksi khidmatnya prosesi Sujud Ngakuk, sebuah tradisi sakral dalam kebudayaan Lampung Pepadun yang menjadi jembatan restu menuju mahligai rumah tangga.
Sujud Ngakuk bukan sekadar formalitas. Ia adalah representasi kerendahan hati seorang pria sebelum menyunting pujaan hatinya.
Hari ini Muhammad Galank, S.H., didampingi kedua orang tuanya, Arif Rahman Hakim, S.E., M.M., (Raja Ulangan) dan Ibu Yusma Dewi, hadir dengan satu tujuan, memohon restu serta memohon izin kepada keluarga besar sang calon mempelai wanita, Azizah Zaskiah, S.Psi.
Dipandu oleh MC adat Jhon Heri (Batin Pilihan), prosesi ini berlangsung penuh wibawa. Kehadiran para Penglaku dari Lebuh Kampung Bujung (Kepala Ratu) serta Lebuh Kampung Tengah (Tihang Rajo) kian menambah kekentalan nuansa adat dalam pertemuan dua keluarga besar tersebut.
Suasana haru menyelimuti ruangan saat Galank bersujud di hadapan orang tua Azizah, Hi. Baheram Hasan Basri, S.Ag. (Raja Setia) dan Ibu Maryam, S.Ag.
Di Lampung Pepadun, sujud ini adalah tanda bahwa sang pria siap melepaskan ego, memuliakan mertua layaknya orang tua kandung, dan berjanji menjaga kehormatan keluarga yang akan ia masuki.
Momen puncak terjadi saat keluarga besar dari Lebuh Kampung Bujung menetapkan gelar adat (adok) bagi kedua calon mempelai. yang ditandai dengan diketuknya sebuah gong kecil atau dalam bahasa lampung disebut canang sebanyak lima kali oleh penglaku (Niktik Canang) di hadapan Penyimbang marga, Sejak hari itu, Muhammad Galank resmi menyandang adok Minak Turunan, sementara Azizah Zaskiah menyandang adok Minak Rujungan.
Kehangatan acara kian terasa dengan kehadiran Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat, Camat Blambangan Umpu Akhmad Syapari, S.Ag., dan Lurah Blambangan Umpu, Maliki, S.E., tampak berbaur bersama para tamu undangan. lainnya, memberikan restu bagi kedua pasangan muda yang tengah menjemput takdir tersebut.
Usai prosesi sujud dan penyerahan uang adat, acara ditutup dengan doa yang dilafalkan langsung oleh tuan rumah, Hi. Baheram Hasan Basri. Kesakralan ritual pun mencair dalam suasana hangat saat seluruh tamu undangan menikmati jamuan makan bersama sebagai simbol persaudaraan.
Namun, perjalanan baru saja dimulai. Setelah prosesi selesai, rombongan keluarga pria berpamitan untuk membawa calon mempelai wanita menuju kediaman mereka. Ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju hari yang paling dinanti.
Rencananya, prosesi akad nikah akan dilangsungkan pada Hari Kamis, 23 April 2026 mendatang. Bertempat di kediaman mempelai pria, Jalan Jenderal Sudirman KM 1, Blambangan Umpu.
Melalui Sujud Ngakuk, keluarga besar Muhammad Galank dan Azizah Zaskiah seolah berpesan kepada generasi muda: bahwa setinggi apa pun pendidikan dan jabatan, akar budaya dan hormat kepada orang tua adalah fondasi utama dalam membangun masa depan. (MHB)
