WAY KANAN – Komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan terus direalisasikan melalui berbagai pendekatan. Kali ini, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0427/Way Kanan menghadirkan program nonfisik berupa penyuluhan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Balai Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Minggu (25/10/2026).
Langkah ini difokuskan untuk membangkitkan kesadaran kolektif warga (khususnya para ibu) mengenai urgensi layanan kesehatan dasar, pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala, serta strategi konkret dalam pencegahan stunting sejak dini.
Komandan Kodim (Dandim) 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa esensi pembangunan desa tidak boleh hanya bertumpu pada aspek fisik atau infrastruktur semata. Menurutnya, pembangunan manusia yang tangguh harus berjalan beriringan dengan peningkatan wawasan, kesadaran, dan taraf kesehatan masyarakat.
“Melalui penyuluhan Posyandu ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga, terutama bagi ibu dan anak. Posyandu memegang peranan vital dalam memantau tumbuh kembang balita, mendeteksi potensi masalah kesehatan secara dini, serta menjadi garda terdepan dalam mendukung pencegahan stunting,” ujar Letkol Arm Sigit Windarto.
Ia juga mengajak masyarakat agar menjadikan Posyandu sebagai kebutuhan rutin, bukan sekadar agenda seremonial. Sinergi yang solid antara warga, tenaga kesehatan, dan pemerintah kampung dinilai menjadi kunci utama agar derajat kesehatan masyarakat dapat terdongkrak secara optimal.
Antusiasme tinggi tampak dari para peserta yang hadir. Salah seorang warga, Nurjanah, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru seusai mengikuti sesi penyuluhan tersebut.
“Penyuluhan ini sangat membantu kami sebagai para ibu untuk lebih mengerti cara merawat kesehatan keluarga dan pentingnya rutin memeriksakan anak ke Posyandu. Kami berharap kegiatan edukatif seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.
Melalui sasaran nonfisik TMMD ke-130 ini, Satgas berharap kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat mampu memberikan dampak jangka panjang. Tidak hanya meninggalkan jejak berupa sarana dan prasarana fisik yang memadai, tetapi juga menanamkan kesadaran mendalam untuk mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Way Kanan.
