Aksi Dramatis Grasstrack Lembah Kencana,Tonggak Baru Kebangkitan Otomotif Way Kanan

WAY KANAN — Deru mesin dan kepulan debu mewarnai atmosfer persaingan ketat pada laga puncak Grasstrack di Sirkuit Lembah Kencana, Kampung Umpu Kencana, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Minggu (6/9/2026). Ajang yang berlangsung selama dua hari (5–6 September 2026) ini resmi ditutup dengan persaingan sengit para crosser di putaran final, sekaligus menandai hadirnya fasilitas anyar olahraga otomotif di wilayah ini.

Kemeriahan hari kedua semakin memuncak saat Ketua KONI Way Kanan, Indra Septa Purnama, S.H., bersama Bendahara KONI M.Ali Komaini, S.H., turun langsung mengibarkan bendera start untuk melepas para pembalap di garis awal race pertama.

Usai melepas para crosser, Indra Septa Purnama mengapresiasi pembangunan sarana balap ini. Ia menilai keberadaan sirkuit permanen menjadi langkah krusial dalam pembinaan atlet daerah.

“KONI Way Kanan mendukung penuh hadirnya Sirkuit Lembah Kencana dan gelaran Grasstrack ini. Selain menjadi wadah positif untuk menyalurkan bakat para pembalap muda agar terhindar dari balap liar, ajang ini berpotensi besar melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Way Kanan di tingkat regional hingga nasional,” ujar Indra.

Pemilik Sirkuit Lembah Kencana sekaligus Ketua Penyelenggara, H. Abdul Haris Nasution, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara serta menegaskan komitmen keberlanjutan arena balap tersebut.

“Sirkuit ini kami bangun sebagai bentuk komitmen memajukan olahraga otomotif di Way Kanan. Kami berharap arena ini konsisten menyelenggarakan event berskala besar. Selain menyajikan persaingan sengit antar-pembalap, ajang dua hari ini terbukti menjadi sarana hiburan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian UMKM lokal,” tutur Abdul Haris.

Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para pembalap tuan rumah. Muhammad Alfarizi, atau yang akrab disapa Fariz, crosser lokal asal Umpu Kencana yang turun bertanding di kelas Adventure, mengungkapkan kesannya tampil di hadapan pendukung sendiri.

“Bertanding di sirkuit baru yang ada di kampung sendiri memberikan kebanggaan luar biasa. Jalur dan rintangannya sangat menantang, benar-benar menguji fisik dan teknik. Sebagai crosser lokal, saya berharap ajang seperti ini bisa rutin digelar setiap tahun agar kami punya wadah resmi untuk mengasah mental kompetisi dan terus berkembang hingga bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” ungkap Fariz.

Disaksikan penonton yang memadati tribune dan pinggir lintasan, suksesnya kejuaraan ini menjadi sinyal positif bangkitnya ekosistem pembinaan olahraga otomotif dan pengembangan potensi atlet muda di Kabupaten Way Kanan.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *