WAY KANAN – Dalam upaya memperkuat langkah mitigasi bencana lingkungan, Tim Penyuluh dari Markas Besar (Mabes) TNI menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Rabu (9/9/2026). Kegiatan strategis ini dihadiri oleh sedikitnya 100 perwakilan dari berbagai kampung di wilayah Kecamatan Way Tuba.
Penyuluhan ini diinisiasi untuk meningkatkan edukasi, kesadaran, serta kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman Karhutla. Lebih dari sekadar sosialisasi, agenda ini bertujuan mendorong partisipasi aktif elemen masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah potensi kebakaran sejak dini.
Perwakilan Tim Penyuluh Mabes TNI, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Bayu Trikuncoro, menegaskan bahwa penanganan dan pencegahan Karhutla memerlukan kolaborasi lintas sektor yang solid, terutama peran aktif dari masyarakat bawah.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya domain pemerintah atau aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap para perwakilan yang hadir hari ini dapat menjadi agen perubahan dan meneruskan edukasi ini kepada warga di lingkungan kampung masing-masing,” ujar Laksma TNI Bayu Trikuncoro.
Ia menambahkan, penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat desa, serta tokoh masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bahaya Karhutla secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Danramil 0427-08/Way Tuba, Kapten Cpn Sudiarta—yang hadir mewakili Dandim 0427/Way Kanan—menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat agar tidak lagi membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
“Melalui edukasi ini, kami berharap para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan TNI dan pemerintah dalam menyebarluaskan pesan-pesan pencegahan Karhutla. Koramil beserta seluruh jajaran TNI di wilayah Way Tuba siap bersinergi secara intensif dengan pemerintah kecamatan, aparat kampung, dan warga dalam upaya mitigasi maupun penanganan teknis di lapangan,” tegas Kapten Cpn Sudiarta.
Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh para peserta. Saipul, salah seorang perwakilan warga Kampung Way Tuba, mengungkapkan rasa terima kasih atas materi dan arahan yang disampaikan oleh tim penyuluh.
“Penyuluhan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami mengenai bahaya Karhutla serta dampak hukum dan lingkungannya. Pengetahuan yang kami peroleh akan langsung kami sosialisasikan kepada tetangga dan warga di kampung agar kita bersama-sama saling menjaga,” ungkap Saipul.
Melalui kegiatan ini, Mabes TNI berharap kesadaran kolektif masyarakat Way Kanan terhadap kelestarian lingkungan dapat terus meningkat, sehingga wilayah tersebut terbebas dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan.
