WAY KANAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0427/Way Kanan menegaskan komitmennya dalam merawat kerukunan dan persatuan bangsa melalui penguatan silaturahmi bersama elemen pesantren. Komitmen tersebut diwujudkan lewat kehadiran jajaran Kodim 0427/Way Kanan pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien, Kampung Suka Agung, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri oleh sekitar 500 tamu undangan yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta ratusan santri dari wilayah setempat.
Dalam momen tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., diwakili oleh Kapten Cpn Sudiarta. Kehadiran jajaran TNI ini menjadi wujud nyata dukungan jajaran teritorial terhadap kegiatan keagamaan sekaligus sarana mempererat hubungan emosional antara ulama, santri, dan masyarakat.
Kapten Cpn Sudiarta menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum historis yang sangat penting untuk mengenang rekam jejak perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Santri dan ulama memiliki peran historis yang sangat kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, kami berharap para santri semakin termotivasi untuk menuntut ilmu, memperkuat akhlak mulia, serta menanamkan semangat nasionalisme yang kokoh,” ujar Kapten Cpn Sudiarta usai kegiatan.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, tokoh agama, dan elemen masyarakat menjadi pondasi utama dalam menciptakan kondusivitas serta kehidupan bermasyarakat yang harmonis di wilayah Way Kanan.
Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, santri diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga mampu mengambil peran strategis sebagai generasi penerus bangsa yang berdaya saing, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Sabilil Muttaqien ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan Indonesia yang maju, aman, dan berlandaskan nilai-nilai moral.
