TARGETSIBER.COM – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan perbaikan infrastruktur jalan di ruas Banjar Negara – Kasui Pasar akan direalisasikan tahun ini. Langkah ini diambil guna merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Way Kanan, Edwin Bavur, S.Sos mengklarifikasi bahwa jalur yang dikeluhkan oleh warga sebagai ruas Simpang Neki – Simpang Asam tersebut secara administratif masuk dalam penanganan ruas Banjar Negara – Kasui Pasar. Proyek perbaikan ini dipastikan berjalan melalui kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran 2026..
“Ruas tersebut ditangani oleh DAK tahun 2026 ini. Target panjang penanganan berkisar 3,1 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp14 miliar,” ujar Edwin Bavur saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).
Edwin menjelaskan bahwa intervensi anggaran dari pusat ini akan difokuskan secara selektif. Mengingat keterbatasan panjang penanganan yang diakomodasi oleh anggaran DAK tahun ini, prioritas pengerjaan akan diarahkan pada titik-titik kerusakan yang paling krusial.
Perbaikan utamanya menyasar area yang dinilai paling mengganggu mobilitas warga serta membahayakan pengendara, terutama saat intensitas hujan tinggi yang kerap memperburuk kondisi lubang jalan.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga mendesak Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk segera mengambil tindakan nyata. Jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian yang menghubungkan antar-kampung, sekaligus akses utama bagi kendaraan logistik hasil pertanian, truk, hingga kendaraan pribadi masyarakat setempat.
Menyikapi hal tersebut, pihak Dinas PUPR meminta masyarakat untuk sedikit bersabar mengingat proyek tersebut harus melewati sejumlah prosedur administrasi sebelum pengerjaan fisik dimulai.
“Kami sangat memahami urgensi dan keluhan yang dirasakan masyarakat. Program perbaikan sudah masuk agenda, saat ini tinggal menunggu proses lelang dan teknis pelaksanaan dari pusat. Kami mengimbau warga dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintas,” pungkas Edwin.
